Tapi kali ini saya akan hanya membahas tentang If....
Oke , kita langsung masuk pada pembahasan..
1. If
Dalam struktur if terdapat beberapa struktur yaitu:
a. Struktur satu kondisi
Struktur ini merupakan struktur yang sangat sederhana karna hanya melibatkan satu buah ekspresi yang akan diperiksa, dan jika kondisi tidak terpenuhi maka tidak akan dikerjakan dan akan menuju instruksi berikutnya.
Berikut Struktur umumnya:
//Jika Hanya terdiri satu statemen
if(kondisi)statemen
//jika terdapat lebih dari satu statemen
if(kondisi){
statemen1;
staetmen2;
............ }
if(kondisi)statemen
//jika terdapat lebih dari satu statemen
if(kondisi){
statemen1;
staetmen2;
............ }
Berikut contohnya buat temen-temen sekalian:
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
main()
{ int nilai;
cout<<"Masukan Nilai = ";
cin>>nilai;
if (nilai>0)
cout<<"Nilai yang anda inputkan adalah bilangan bulat";
getch();
}
#include<conio.h>
main()
{ int nilai;
cout<<"Masukan Nilai = ";
cin>>nilai;
if (nilai>0)
cout<<"Nilai yang anda inputkan adalah bilangan bulat";
getch();
}
b. Struktur dua kondisi
Kemudian ada juga struktur dua kondisi, struktur ini agak lebih kompleks bila dibandingkann dengan struktur satu kondisi.
Berikut struktur umumnya:
if(kondisi)
{
statemen jika kondisi terpenuhi;
}
else
{
stetemen jika kondisi tidak terpenuhi
}
{
statemen jika kondisi terpenuhi;
}
else
{
stetemen jika kondisi tidak terpenuhi
}
Berikut contoh programnya;
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
main()
{
int nilai;
cout<<"Masukan NIlai =";
cin>>nilai;
if(nilai % 2 == 0)
cout<"Nilai yang anda inputkan adalah bilanagan genap";
else
cout<<"Nilai yang anda inputkan adalah bilangan ganjil:;
getch();
}
#include<conio.h>
main()
{
int nilai;
cout<<"Masukan NIlai =";
cin>>nilai;
if(nilai % 2 == 0)
cout<"Nilai yang anda inputkan adalah bilanagan genap";
else
cout<<"Nilai yang anda inputkan adalah bilangan ganjil:;
getch();
}
c. Struktur tiga kondisi
Dan yang terakhir struktur tiga kondisi, struktur ini merupkan perluasan dari struktur percabangan dengan satu kondisi dan dua kondisi.
Berikut struktur umumnya:
if(kondisi_1)
{
statemen_jika_kondisi_1_terprnuhi;
}
else if (kondisi_2)
{
statemen_jika_kondisi_2_terprnuhi;
}
else if (kondisi_3)
{
statemen_jika_kondisi_3_terprnuhi;
}
else
{
statemen_jika_semua_kondisi_diatas_tdk_terprnuhi
}
{
statemen_jika_kondisi_1_terprnuhi;
}
else if (kondisi_2)
{
statemen_jika_kondisi_2_terprnuhi;
}
else if (kondisi_3)
{
statemen_jika_kondisi_3_terprnuhi;
}
else
{
statemen_jika_semua_kondisi_diatas_tdk_terprnuhi
}
Berikut contoh programnya;
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
main()
{
int bil;
cout<<"Masukan Bilangan yang akan dicek =";
cin>>bil;
if(bil>0)
{
cout<<bil<<"adalah bilangan positif";
}
else if(bil<0)
{
cout<<bil<<"adalah bilangan Negatif";
}
else
{
cout<<"Anda menginputkan bilangan nol (0)";
}
getch();
}
#include<conio.h>
main()
{
int bil;
cout<<"Masukan Bilangan yang akan dicek =";
cin>>bil;
if(bil>0)
{
cout<<bil<<"adalah bilangan positif";
}
else if(bil<0)
{
cout<<bil<<"adalah bilangan Negatif";
}
else
{
cout<<"Anda menginputkan bilangan nol (0)";
}
getch();
}
Sekian dulu pembahsan kita kali ini...
Semoga bermanfaat.. ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar